pengertian portsentry, ossec,mod security dan snort

#       Portsentry merupakan tools yang digunakan untuk menghindari berbagai aktifitas scanning (terutama stealth scanning) yang dilakukan oleh hacker. Portsentry dapat mengingat ip address dari si hacker. Portsentry juga dapat membuat server kita seolah-olah menghilang dari hadapan hacker bilamana terjadi aktifitas scanning dan juga dapat memblok IP hacker tersebut juga secara otomatis. Tujuannya adalah untuk melindungi dari scanning yang dilakukan oleh pihak lain.


Beberapa fitur utama dari PortSentry:
  • Berjalan di atas soket TCP & UDP untuk mendeteksi scan port ke sistem kita.
  • Mendeteksi stealth scan, seperti SYN/half-open, FIN, NULL, X-MAS.
  • PortSentry akan bereaksi secara real-time (langsung) dengan cara memblokir IP address si penyerang. Hal ini dilakukan dengan menggunakan ipchains/ipfwadm dan memasukan ke file /etc/host.deny secara otomatis oleh TCP Wrapper.
  • PortSentry mempunyai mekanisme untuk mengingat mesin / host mana yang pernah connect ke dia. Dengan cara itu, hanya mesin / host yang terlalu sering melakukan sambungan (karena melakukan scanning) yang akan di blokir.
  • PortSentry akan melaporkan semua pelanggaran melalui syslog dan mengindikasikan nama system, waktu serangan, IP mesin penyerang, TCP / UDP port tempat serangan dilakukan. Jika hal ini di integrasikan dengan Logcheck maka administrator system akan memperoleh laporan melalui e-mail.

#     ModSecurity bekerja sebagai lapisan pertahanan antara Server Web dan aplikasi dan bekerja pada
serangkaian aturan yang mendefinisikan bagaimana harus bereaksi terhadap jenis permintaan tertentu dan perilaku. Dengan tingkat serangan yang semakin meningkat ditujukan untuk aplikasi web, ModSecurity membantu menambahkan keamanan eksternal lapisan yang meningkatkan keamanan, mendeteksi, dan mencegah serangan sebelum mereka mencapai aplikasi web.


Dengan adanya berbagai fitur di atas maka system yang kita gunakan tampaknya seperti hilang dari pandangan penyerang. Hal ini biasanya cukup membuat kecut nyali penyerang.
#    OSSEC adalah suatu Open Source Host-based Intrusion Detection System, yang mana secara khusus memiliki fungsi sebagai alat dalam melakukan analisa log, memeriksa integritas file, pemantauan kebijakan, mendeteksi rootkit, dan merespon sinyal yang aktif secara real time. Ossec berjalan di beberapa sistem operasi diantaranya linux, MacOS, Solaris, HP-UX, AIX dan dimungkinkan bisa berjalan pula di sistem operasi windows.
#    Snort adalah NIDS yang bekerja dengan menggunakan signature detection, berfungsi juga sebagai sniffer dan packet logger. Snort pertama kali di buat dan dikembangkan oleh Marti Roesh, lalu menjadi sebuah opensource project. Versi komersial dari snort dibuat oleh Sourcefire (www.sourcefire.com).Snort memiliki karakteristik, sebagai berikut:
1.      Berukuran kecil – Source code dan rules untuk rilis 2.1.1 hanya 2256k.
2.      Portable untuk banyak OS – Telah diporting ke Linux, Windows, OSX, Solaris, BSD,dll.
3.      Cepat – Snort mampu mendeteksi serangan pada network 100Mbps.
4.      Mudah dikonfigurasi – Snort sangat mudah dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan network kita. Bahkan kita juga dapat membuat rule sendiri untuk mendeteksi adanya serangan baru.
5.      Free – Kita tidak perlu membayar sepeser pun untuk menggunakan snort. Snort bersifat open source dan menggunakan lisensi GPL.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

remote access

modsecurity dan port sentry